Thursday, January 28, 2010

unconditional love

Pagi ini berangkat ke kantor diantar sopir pribadi (baca:sopir angkot, hehhee). Trus saya turun untuk berganti angkot, memang untuk mencapai stasiun kereta harus naik 2x dari tempat saya.

Seperti biasa saya naik angkot yang kedua. Angkot sudah hampir penuh dan siap-siap jalan. Tak berapa lama ada satu penumpang naik, dia minta duduk di dekat pintu karena menggendong anak kecil (kira2 beruur 5 tahun). Ibu ini kira2 berumur di atas 70 tahun. Lebih tepat disebut nenek-nenek. Pada saat dia naik angkot secara tidak sengaja saya melihat anak kecil yang digendongnya, ternyata cacat, kakinya kaku mungkin tidak bisa dipakai untuk berjalan, dan kelihatannya mengalami keterbelakangan mental.

Sungguh miris melihat pemandangan seperti ini. Bagaimana mungkin seorang nenek2 masih bisa mengasuh cucunya dengan kondisi seperti itu. Saya jadi (mencoba) berpikir seberapa besar kasih yang dimiliki oleh nenek tadi. Begitu mudah kita mengasihi orang yang berbuat baik, berjasa terhadap kita. Gampang sekali kita mengasihi orang yang bisa menguntungkan kita.

Kasih tak bersyarat ... semoga saya bisa menjalankannya.

1 komentar:

Cipta said...

nge-blog juga niiihh yeee..xiixixixi