Hari Sabtu, 14 Jan 06 saya berangkat ke Meulaboh dengan menggunakan pesawat kecil baling2 tunggal. Ada perasaan takut juga, karena jarang naik pesawat ini.
Cuaca cerah pagi itu, rasanya ngga beda naik pesawat besar. Tiba di Meulaboh kira2 satu jam kemudian.
Di sana sudah menunggu kerjaan rutin, torubleshoot dan maintenance IT equipments.
Enak juga di sana, jauh dari Banda Aceh, headquarter yang selalu sibuk dan bising.
Dua hari di Meulaboh saya habiskan dengan jalan2 dan makan di luar rumah.
Hari Senin, saya berangkat lagi ke Nias. Dari atas saya lihat kep.Banyak, Simeulue, indah sekali. I hope someday'I'll be there.
Mendarat di bandara Binaka, pelabuhan kecil, mirip spt di Meulaboh. Kami menuju GunungSitoli, ibukota Nias. Walalupun ibukota, anda jangan membayangkan situasinya seperti yang ada di Jawa. Asli deh, bener2 kampung. Malu2in aja nih pemerintah, kerjaannya ngapain aja ya?
Orang2 Nias cukup bersahabat, dan their face mirip chinese, dayak, sipit2 gitu deh.
Pas tiba di kantor, saya langsung melakukan checking rutin, make sure all IT equipments are working well.
Karena mess udah penuh, saya ditaruh di hotel, deket pantai, namanya Miga Beach Hotel. Mirip hotel2 melati gitu. Air ledengnya ngga jalan, cuman disedian satu ember air, hmmmmm gpp deh daripada ga ada sama sekali.
Waktu pertama ke hotel sih ngga tau bahwa lokasinya di tepi pantai, pantesan setiap beberapa detik ada suara2 gitu, ternyata ombak.
Cuman satu hari di Nias, an interesting place, masih alami. Aku akan ke sana lagi next week.
c u, ...
Sunday, January 29, 2006
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 komentar:
Post a Comment